Indonesia, More than 5% Budget Allocated to Disaster Risk Reduction

Geneva, June 17th, Philippines succeeded in urging the government to allocate budget for disaster risk reduction, currently Philippines allocated 5% from its entire budget for disaster risk reduction. As presented by Loren Legarda, Philippines senator on the World Debate, held by BBC on the event of Global Platform, yesterday on Geneva.

Garda merinci, bahwa dana-dana tersebut disebar ke berbagai departemen, misalnya departemen pendidikan mengalokasikannya untuk membangun sekolah-sekolah yang lebih aman dari ancaman bahaya bencana serta mendidik anak-anak sekolah dasar untuk siap menghadapi bahaya. Ini dilakukan sampai ketingkat provinsi. Garda menambahkan, bahwa bagi Philipina, dana pengurangan risiko bencana adalah sebuah investasi untuk masa depan.
 

Sementara di tempat terpisah, dalam presentasinya di diskusi panel tingkat tinggi, Harry Azhar Azis, Komisi Anggaran DPR RI mempresentasikan bagaimana pengelolaan anggaran bencana di Indonesia. Indonesia sendiri hanya menyediakan anggaran 0,2% dari total anggaran pembangunannya untuk penanganan bencana. Selain dana yang dialokasikan secara khusus, tiap Departemen di Indonesia juga memiliki pos anggaran sendiri untuk tanggap darurat bencana. Demikian paparan Harry dalam kesempatan diskusi panel yang digelar di Global Platform.
 

Berbeda dengan Harry, Sugeng Triutomo- Deputy Pencegahan dan Kesiapsiagaan BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) - justru menyoroti anggaran untuk pengurangan risko bencana. Menurutnya, Indonesia justru jauh lebih besar dana-dana untuk mengurangi risko bencana. Karena dana-dana tersebut tersebar di 17 Departemen, misalnya Departemen Pendidikan, Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP), Departemen Sosial, Departemen Kesejahteraan Masyarakat, dll. “Mungkin lebih dari 10% dana yang dialokasikan untuk pengurangan risiko bencana,”jelas Sugeng.
 

Lebih jauh Sugeng menjelaskan bahwa dana-dana tersebut penggunaannya bisa macam-macam, misalnya di Departemen Pendidikan, ada dana yang dialokasikan untuk pengembangan sekolah aman, pelatihan-pelatihan tentang pengurangan risiko bencana yang diadakan oleh tiap Departemen. (RN, ANT)