Sebagai wujud kepedulian, Tim Sampoerna Resque mengirimkan bantuan kemanusiaan kepada korban bencana gempa bumi di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) beberapa waktu lalu.
Sekitar 20 relawan, 2 ambulance 4 WD, 1 truk logistic berisi 9 tenda platon, 1 tenda medis, obat –obatan untuk 2000 orang, 500 selimut dan 700 terpal berukuran 5 x 4 serta 1 mobil dapur umum dan 2 mobil jelajah diberangkatkan langsung dari Surabaya, Kamis (1/10) sore.
Gempa Padang berpusat di 0,84 Lintang Selatan, 99,65 Bujur Timur, dan berada di kedalaman 71 Kilometer dari permukaan laut dari permukaan laut. Pusat gempa berada lebih kurang 57 kilometer barat daya Padang Pariaman, Sumatera Barat – getarannya terasa hingga jarak 500 kilometer – terjadi empat minggu setelah gempa Tasikmalaya, Rabu (2/9). Kekuatan gempa Padang tercatat 7,6 skala Richter tergolong gempa kuat. Data akhir dari BNPB jumlah korban tewas mencapai 529 jiwa dan ribuan korban lainnya masih tertimbun menunggu proses evakuasi
Program CSR Sampoerna Kukuh Dwi Kristianto menginformasikan tim Sampoerna resque telah membuka Posko darurat di Kelurahan Koto Panjang Ikur Koto by Pass km 16. “ Posko ini beroperasi sebagai posko pengungsi, darurat dan layanan medis dengan 2 orang dokter,” ujarnya.
Dia memaparkan, dalam rangka suplai bantuan kemanusiaan ke Provinsi Sumatera Barat, Tim Darat Sampoerna akan tiba di Jakarta Jumat (2/10) untuk membeli keperluan lainnya kemudian melanjutkan perjalanan dan diperkirakan Sabtu (4/10) tiba di Padang.
Kukuh juga mengabarkan jalur darat yang bisa dilalui :
1. Dari Jambi dan Muara Bungo ke Koto Baro via Solok, Lubuk Selasih, Sitinjau Lauik - Padang.
2. Pekanbaru ... Terus ke Payakumbuh, Batu Sangkar, Solok, Lubuk Selasih, Sitinjau Lauik - Padang.
3. Jalur darat dari Bengkulu ke Padang terputus di Bengkulu Utara.
4. Jalur Solok kondisi jalan tinggal setengah jalan (satu jalur),
5. Padang Panjang - Padang terputus (diperkirakan perbaikan dibutuhkan waktu 3 hari).
Kukuh berharap private sector lainnya dapat bergabung untuk membantu misi kemanusiaan. “Kami akan memantau terus perkembangan di Padang, agar bantuan tiba tepat waktu dan sesuai kebutuhan mereka,” ujarnya.